Melihat fenomena akhir-akhir ini,semakin terlalu banyak yang saia tidak mengerti!kenapan remaja sekarang terutama mereka penikmat musik-musik subkultur (underground) semakin banyak yang menyalah artikan pengertian underground.
‘
Contoh kecil yaitu di media media online situs sosial seperti: friendster,myspace,facebook dan masih banyak lagi yang lainnya. Banyak yang menamakan diri mereka:Aku anak metal,aku anak emo,skinhead,fuck emo,kill emoboy atau apalah itu,yang jelas sangat banyak nama-nama yang lainnya. Kenapa semua itu bisa terjadi?kenapa semua berubah menjadi rasist??padahal baik punk,grindcore,hardcore metal,emo atau apapun itu mereka semua adalah sama,berasal dari satu rumpun yaitu underground.
Contoh lain yang lebih parah adalah ketika dengan bangga mereka memproklamirkan diri sebagai satanis para penyembah setan. Siapa yang mengajari mereka?apakah band-band lokal macam Forgotten,Beside,Dissinfected,Jasad atau yang lainnya? saia rasa itu salah dan memang tidak benar. Karena setau saia tidak ada dalam lirik-lirik lagu mereka yang mengajarkan tentang perlawanan terhadap tuhan. Atau mereka terinspirasi dari band-band luar negeri macam Cradle Of filth,Marlyn Monson? Saia tidak tahu,dan saia rasa merekapun seperti itu. Itu hak kalian buat menjadi apapun,karena kepercayaan adalah suatu hal yang tidak bisa dipaksakan,tapi jika saia boleh menyarankan lebih baik JANGAN.
Banyak juga hal lucu yang terjadi di sekitar kita dan di lingkungan anak-anak underground juga,banyak sekali remaja umur belasan tahun berbincang ngobrol seolah (maaf) tak berpendidikan. Anjing kamu,Setan kamu…..bla bla bla bla!!! Apa syarat untuk menjadi anak underground harus seperti itu? Sekali lagi saia rasa tidak. Mari kita sama-sama jaga attitude kita,orang di dunia subkultur underground adalah orang-orang yang berpendidikan yang justru karena kepintaran mereka tidak mau di bodohi. Coba perhatikan lirik-lirik lagu band0band punk yang lebih banyak bercerita tentang perlawanan.
Kalau mau subkultur underground tetap berlangsung,mari kita sama-sama jaga nama baik undergorund,jangan sampai menjadi BOROK di komunitas. Hilangkan segala permusuhan,pererat persahabatan!!! Tak peduli walaupun kalian punk,skinhead,grinder,atau emo kalian semua tetap satu.




March 29th, 2009 at 4:14 am
Bener wan…gejala ini memang sudah ada sejak aku masih aktif jadi EO dulu untuk biaya kuliah, bahkan setiap festival musik yang kuadakan, musisi - musisi senior NTB pas technical meeting selalui bilang “No Underground”. Aku sempat berpikir, mereka paham atau tidak tentang hal ini. Memang bermusik tanpa didasari pemahaman dan wawasan yang baik…jadinya ya seperti itu…Salah Kaprah!!
May 10th, 2009 at 6:28 am
memang sulit mengartikan musik UG. semua itu pasti ada yang suka dan tidak, jadi wajar aja. alangkah baiknya semua orang mengartikan aliran musikitu biasa saja, suka ya suka, gak ya gak…
June 23rd, 2009 at 12:01 am
yap setuju!Berbeda itu indah..