HACKED BY ABO HAMZA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SORRY ADMIN AND FUCK YOU

 


BY ABO HAMZA  aNa  FDaK  HaCkEd

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sorry admin but you don't have any security

 

 in your web site

 



!...You are very unsuccessful in protecting

 

 

 the server...!
 


Sav OFF (not secure) FCKED
 


I am Not sorry Admin
 

 

 


Go To The Hell

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 


I Did't delet any files
 

 


for more security to your web site

 

 

Contact  BY   ABO HAMZA HackEr

 

 

RSS FEED

Melihat fenomena akhir-akhir ini,semakin terlalu banyak yang saia tidak mengerti!kenapan remaja sekarang terutama mereka penikmat musik-musik subkultur (underground) semakin banyak yang menyalah artikan pengertian underground.

Contoh kecil yaitu di media media online situs sosial seperti: friendster,myspace,facebook dan masih banyak lagi yang lainnya. Banyak yang menamakan diri mereka:Aku anak metal,aku anak emo,skinhead,fuck emo,kill emoboy atau apalah itu,yang jelas sangat banyak nama-nama yang lainnya. Kenapa semua itu bisa terjadi?kenapa semua berubah menjadi rasist??padahal baik punk,grindcore,hardcore metal,emo atau apapun itu mereka semua adalah sama,berasal dari satu rumpun yaitu underground.

Contoh lain yang lebih parah adalah ketika dengan bangga mereka memproklamirkan diri sebagai satanis para penyembah setan. Siapa yang mengajari mereka?apakah band-band lokal macam Forgotten,Beside,Dissinfected,Jasad atau yang lainnya? saia rasa itu salah dan memang tidak benar. Karena setau saia tidak ada dalam lirik-lirik lagu mereka yang mengajarkan tentang perlawanan terhadap tuhan. Atau mereka terinspirasi dari band-band luar negeri macam Cradle Of filth,Marlyn Monson? Saia tidak tahu,dan saia rasa merekapun seperti itu. Itu hak kalian buat menjadi apapun,karena kepercayaan adalah suatu hal yang tidak bisa dipaksakan,tapi jika saia boleh menyarankan lebih baik JANGAN.

Banyak juga hal lucu yang terjadi di sekitar kita dan di lingkungan anak-anak underground juga,banyak sekali remaja umur belasan tahun berbincang ngobrol seolah (maaf) tak berpendidikan. Anjing kamu,Setan kamu…..bla bla bla bla!!! Apa syarat untuk menjadi anak underground harus seperti itu? Sekali lagi saia rasa tidak. Mari kita sama-sama jaga attitude kita,orang di dunia subkultur underground adalah orang-orang yang berpendidikan yang justru karena kepintaran mereka tidak mau di bodohi. Coba perhatikan lirik-lirik lagu band0band punk yang lebih banyak bercerita tentang perlawanan.

Kalau mau subkultur underground tetap berlangsung,mari kita sama-sama jaga nama baik undergorund,jangan sampai menjadi BOROK di komunitas. Hilangkan segala permusuhan,pererat persahabatan!!! Tak peduli walaupun kalian punk,skinhead,grinder,atau emo kalian semua tetap satu.

Posted by admin, filed under Artikel. Date: March 21, 2009, 8:05 pm |

3 Responses

  1. DJ RUSH Says:

    Bener wan…gejala ini memang sudah ada sejak aku masih aktif jadi EO dulu untuk biaya kuliah, bahkan setiap festival musik yang kuadakan, musisi - musisi senior NTB pas technical meeting selalui bilang “No Underground”. Aku sempat berpikir, mereka paham atau tidak tentang hal ini. Memang bermusik tanpa didasari pemahaman dan wawasan yang baik…jadinya ya seperti itu…Salah Kaprah!!

  2. Made Gelgel Says:

    memang sulit mengartikan musik UG. semua itu pasti ada yang suka dan tidak, jadi wajar aja. alangkah baiknya semua orang mengartikan aliran musikitu biasa saja, suka ya suka, gak ya gak…

  3. xshellax Says:

    yap setuju!Berbeda itu indah..

Leave a Comment

Your comment

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.