Bulan ramadhan telah berjalan beberapa hari dan semenjak itulah dunia berubah menjadi dunia yang seolah-olah isinya hanya orang islam. Lihat saja mulai stasiun televisi, radio, industri rekaman, operator telepon selular, majalah dan tabloid berlomba-lomba menyuguhkan paket bernuansa Ramadhan. Bahkan artis-artis kita yang kemarin doyan pamer paha, belahan dada, dan tato sikut-sikutan ingin tampil di hadapan public mengenakan busana Muslimah layaknya bidadari berkerudung dari surga.
Bagaimana dengan band-band yang ada di Indonesia,mereka semua sama-sama berlomba mengsislamkan diri dengan berlomba-lomba mengeluarkan album yang bernafaskan religi. Lihat saja Ungu,Gigi,Vagetoz,Radja dan beberapa band cengeng lainnya semacam ST12 ikut meramaikan pasar Ramadhan lewat jalur musik tentunya. Mereka yang dulunya biasa berjingkrak-jingkrak diatas panggung mendadak ingin ber-Qasidah.
Fenomena lagu relegius ini membuahkan pertanyaan, apa perbedaan ketika kita mendengar lagu religi yang dilantunkan Bimbo, Emha Ainun Najib (Kyai Kanjeng), dibanding Pasha Ungu dan kawan-kawan? Jujur, ketika saya mendengar lagu Bimbo, Emha Ainun Najib, dan menonton film rekaman konser Kantata Takwa, dimana Iwan Fals (gondrong, telanjang dada tanpa jubah atau sorban putih) memuji-muji Sang Pemilik Alam dengan lirik-lirik yang memikat hingga membuat bulu kuduk ini meremang. Ada sensasi berbeda yang terasa menjalari tubuh ini ketika mendengar lagu-lagu mereka menyebut nama Tuhan,Ketimbang mendengar lagu religius Radja, Ungu, dan Vagetos, apa yang kita rasakan? Lirik tanpa kekuatan kata dan sempit makna. Yang tersisa hanya kepalsuan! “Menjual” nama Tuhan di pasaran sekadar memperkaya diri? Entahlah?
Tapi ada satu pengecualian yang saia rasakan berkaitan dengan fenomena Band-band religius. Ada satu nama band yang pantas di Acungin jempol berkaitan dengan lagu-lagu religinya. Mereka adalah PURGATORY,yup sebuah band metal yang notabene selalu berpenampilan sangar menggunakan topeng di setiap aksi panggungnya.Ternyata dibalik kesangaran penampilan dan musik mereka terkandung lirik yang cukup dalam dan sangat religius. Coba perhatikan beberapa lirik-lirik dari lagu mereka seperti penggalan lirik lagu Hypocrite berikut :
Tuhan jangan biarkan aku jatuh jauh kelembah nista yang semakin dalam.
Jangan biarkan aku terkurung dalam kehinaan dan kemunafikan.
Aku hina dan kotor serta tak pantas masuk kedalam surga Mu.
Ku juga lemah dan tak tahan akan panasnya api neraka Mu.
Setau saia itu adalah salah satu doa dari kaum sufi dalam buku yang pernah saia baca (itu kalo gak salah lo
). Bahkan ada juga liriknya yang di ambil dari Al Quran, salah satunya surat Ar Rahman ayat 13. Salah satu keistimewaan dari band ini adalah mereka rutin mengadakan pengajian 2 kali dalam seminggu (kurang religius gimana coba?). Yang jelas saia saloot buat PURGATORY mereka tetep eksis di dunia UNDERGROUND (metal) tapi tetep tidak meninggalkan sisi religi mereka sebagai manusia yang mempunyai agama dan tuhan. Dan mereka juga tidak selalu menunggu moment ramadhan buat mengeluarkan album religius seperti trend-trend band cengeng yang lain. Ya semoga aja buat band-band-cengeng itu mereka memang bener-bener tulus mengeluarkan album religi sebagai jalan mendekatkan diri pada yang kuasa,bukan semata mengikuti trend dengan meraup keuntungan.
Allah maha tahu……..




August 24th, 2009 at 11:35 pm
keuntungannya banyak bro
September 3rd, 2009 at 9:36 pm
band-band-cengeng itu
September 3rd, 2009 at 11:36 pm
Lagu religi memperkaya musik Indonesia walau dengan motif dan tujuan apapun, sayangnya ini hanya tren singkat terbatas waktu (cuma bulan Ramadan). Akan lebih baik apabila sebuah band memang mengkhususkan diri pada lagu2 religi dalam setiap kesempatan tanpa harus menunggu bulan Ramadan.
September 6th, 2009 at 5:35 pm
@fanz
kalo memang tujuan utamanya buat profit..celakalah mereka jika nama tuhan diperjualbelikan untuk keuntungan semata bro
@erick
kata2 itu saia kutip dari blognya mas erick
@deINDIES
setubuh bro
September 10th, 2009 at 9:33 pm
Alhamdulillah ada juga teman2 yang berpikiran dan menumpahkan pikiran ini, saya juga sangat eneg tiap ngeliat band2 yang sok religi itu, jual nama tuhan mereka untuk uang kertas belaka..

apalagi acara tipi tuh bro, lawak semua, yah 90% lah, ngerusak hati aja,,
wassalam
September 23rd, 2009 at 5:17 am
sori nih agak OOT dikit…
koq Y!intai gw connecting terus yak?! ga masuk2…
gw pake YM ver. 9
udah install YCabby juga…
udh import list juga…
tapi karena statusnya terus2an “connecting” semua user yg ada di list offline terus…
mohon jawabannya bisa di email ke
androzt@yahoo.com atau
kopling.bemo@gmail.com
thx alot
September 26th, 2009 at 3:51 am
wan, udah tak cek itu yang kemaren koe kasih tau, cuman ni ada yang dikit ane binun,
gini gini…
tarif sini kan 2500 kalo pagi,
siang 5000
trus malem 4rb,
nah sistem diskonnya udah tak coba setting untuk pagi tu, tapi dia jadinya min wan, brembe jaq ntan no ? eh iya kapan pulang dari malang nyet ?